{"id":1864,"date":"2025-01-05T17:35:35","date_gmt":"2025-01-05T17:35:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/?p=1864"},"modified":"2025-01-05T17:35:35","modified_gmt":"2025-01-05T17:35:35","slug":"jangan-mengurai-setelah-merajut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/?p=1864","title":{"rendered":"Jangan Mengurai Setelah Merajut"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Jangan-Mengurai-Setelah-Merajut-1024x1024.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1865\" srcset=\"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Jangan-Mengurai-Setelah-Merajut-1024x1024.png 1024w, https:\/\/www.jalanrahmat.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Jangan-Mengurai-Setelah-Merajut-300x300.png 300w, https:\/\/www.jalanrahmat.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Jangan-Mengurai-Setelah-Merajut-150x150.png 150w, https:\/\/www.jalanrahmat.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Jangan-Mengurai-Setelah-Merajut.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang lelaki mengadu kepada orang saleh dari keluarga Nabi Saw, Ali Zainal Abidin. \u201cAku mudah tergoda sama perempuan,\u201d kata lelaki itu. \u201cAku berzina satu hari dan esoknya aku berpuasa. Bisakah yang ini (puasa) menebus yang ini (zina).\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Imam Ali Zainal Abidin menariknya ke dekatnya dan memegang tangannya, lalu berkata, \u201cKamu lakukan amal ahli neraka dan kamu berharap masuk surga.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada salah satu bulan puasa di Madinah, seorang pejabat bertanya padaku, \u201cUstad, betulkah barangsiapa yang melakukan puasa dan salat tarawihnya dengan iman dan ikhlas, Allah akan ampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang kemudian? Jadi, saya lakukan korupsi. Sebagian hasil korupsi itu, aku sumbangkan untuk membangun masjid. Sebagian lagi aku pakai untuk berfoya-foya dalam kenikmatan yang haram. Lalu, di bulan Ramadhan, aku berpuasa penuh dan melakukan salat tarawih lengkap, ditambah umrah lagi. Benar <em>kan<\/em> Ustad, orang yang umrah dan haji akan kembali ke tanah airnya seperti bayi yang dilahirkan dari perut ibunya?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bapak pejabat itu berbicara di depan Ka\u2019bah, di sekitar maqam Ibrahim, sementara matahari berangsur-angsur turun di ufuk barat. Menjelang azan Magrib, alam bertambah gelap dan lampu-lampu masjid tambah benderang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku tidak bisa menjawab. Hadis-hadis yang di bacakan bapak pejabat itu aku ketahui. Cara bapak pejabat mengambil kesimpulan itu benar. Hadis-hadis tentang pahala puasa banyak dibacakan di majelis dan masjid dan sekarang \u2026 media sosial. Hadis tentang haji yang \u201cmengembalikan seorang haji (atau hajjah) pada posisi bayi yang baru dilahirkan\u201d juga banyak dikutip, terutama oleh para penyelenggara haji dan umrah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi hatiku galau. Semudah itukah dosa-dosa diselesaikan? Segampang itukah kesalahan dihapuskan? Puasa cukup untuk menebus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Satu kali umrah cukup untuk meng hapus dosa seumur hidup. Tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33 kali bisa membereskan semua dosa walaupun besarnya sebanyak buih di lautan. Sekali istighfar, dosa 70 tahun, bahkan seumur hidupku, diampuni. Begitu kata Ustad Fulan yang ceramahnya aku dengar di Youtube. Wow!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Waktu itu aku belum membaca riwayat Ali Zainal Abidin di atas. Sekarang, kalau aku ketemu lagi dengan beliau, sang pejabat itu, aku akan berkata, \u201cKau lakukan pekerjaan ahli neraka sambil berharap masuk surga!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, apa yang terjadi kalau kita berbuat baik sambil juga berbuat buruk. Dengan ibadah, kita berharap masuk surga, tapi dengan maksiat, kita lakukan pekerjaan ahli neraka. Bagaimana kalau kita campurkan setetes racun dalam sirop? Bagaimana kalau kita masukkan setitik nila pada susu sebelangga? Bagaimana kalau kita jatuhkan setitik tinta hitam pada segelas air putih?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Allah berirman, <em>Kami hadapi amal yang mereka kerjakan dan kami jadikan ia debu yang berterbangan<\/em> (Qs al-Furq\u00e2n [25]: 23). Karena, amal tersebut mencampurkan jasa dan dosa. Dan dengarkan pesan Allah Swt, <em>Janganlah kamu menjadi seorang perempuan tua yang mengurai tenunannya setelah merajutnya dengan kuat dan erat<\/em> (Qs an-Nahl [16]: 92).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya untuk menghindari dosa disebut warak. Menurut Ali bin Abi Thalib, \u201cWarak adalah menjauhi dosa dan membersihkan diri dari apa pun yang haram.\u201d jangan remehkan racun walaupun setetes. Jangan remehkan dosa sekecil apa pun<strong>. <\/strong><strong>JR<\/strong>\u2014<em>wa m\u0101 tauf\u012bq\u012b ill\u0101 bill\u0101h, &#8216;alaihi tawakkaltu wa ilaihi un\u012bb.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>All\u00e2humma shalli &#8216;al\u00e2 Sayyiidina Muhammad wa \u00c2li Sayyiidina Muhammad wa ajjil farajahum warzuqna fiddunya ziy\u00e2ratahum wa fil \u00e2khirati syaf\u00e2&#8217;atahum.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">***<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KH. Jalaluddin Rakhmat, Pendiri Yayasan Muthahhari <\/strong>(Untuk Pencerahan Pemikiran Islam) dan<strong> Sekolah Para Juara <\/strong>(SD Cerdas Muthahhari <a href=\"http:\/\/www.scmbandung.sch.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">www.scmbandung.sch.id<\/a>, SMP Plus Muthahhari <a href=\"http:\/\/www.smpplusmuthahhari.sch.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">www.smpplusmuthahhari.sch.id<\/a>, SMP Bahtera <a href=\"http:\/\/www.smpbahtera.sch.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">www.smpbahtera.sch.id<\/a>, dan SMA Plus Muthahhari <a href=\"http:\/\/www.smaplusmuthahhari.sch.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">www.smaplusmuthahhari.sch.id<\/a>).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang lelaki mengadu kepada orang saleh dari keluarga Nabi Saw, Ali Zainal Abidin. \u201cAku mudah tergoda sama perempuan,\u201d kata lelaki itu. \u201cAku berzina satu hari dan esoknya aku berpuasa. Bisakah yang ini (puasa) menebus yang ini (zina).\u201d Imam Ali Zainal Abidin menariknya ke dekatnya dan memegang tangannya, lalu berkata, \u201cKamu lakukan amal ahli neraka dan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/?p=1864\" class=\"more-link\">Read more<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Jangan Mengurai Setelah Merajut&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[235,1062,18,161,19,2134,17],"class_list":["post-1864","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-ali-bin-abi-thalib","tag-ali-zainal-abidin","tag-jalaluddin-rakhmat","tag-kabah","tag-katakangjalal","tag-warak","tag-yayasan-muthahhari"],"featured_media_urls":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1864"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1866,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864\/revisions\/1866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jalanrahmat.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}