• Akhi

DERITA MANUSIA


Ada tiga macam penyakit yang diderita manusia: penyakit jasmani, penyakit jiwa, dan penyakit ruh. Zaman dahulu, orang percaya bahwa semua penyakit dalam tubuh kita disebabkan oleh gangguan ruh jahat pada ruh kita sehingga pengobatannya pun dilakukan dengan teknik pengusiran ruh jahat dalam tubuh yang disebut dengan exorcism. Kemudian datanglah Zaman Renaisans, tepatnya pada masa Descartes, ketika orang mulai menyebut bahwa diri manusia itu terdiri dari dua bagian: jiwa dan tubuh. Kedokteran modern hanya bertugas untuk menyembuhkan tubuh dan tidak mau berhubungan dengan jiwa. Pada zaman New Age, orang percaya bahwa jiwa menguasai tubuh manusia (mind over matter). Penyakit-penyakit tubuh disebabkan oleh gangguan kejiwaan. Namun dewasa ini, para ahli mengatakan bahwa justru ruh manusialah yang menentukan keadaan tubuh dan jiwa (spirit over matter and mind).


Ujub adalah penyakit ruh, bukan penyakit jiwa. Perasaan cemas, jengkel, kecewa, dan sedih yang luar biasa adalah penyakit jiwa. Tapi perasaan ujub, takabur, dan dengki adalah penyakit ruh. Penyakit ruh berpengaruh pada sebab timbulnya penyakit jiwa. Jika seseorang memiliki rasa dengki, jiwanya akan stres dan hidupnya tidak akan tenteram. Imam 'Ali k.w. berkata, "Tidak pernah aku melihat orang yang menzalimi orang lain dan sekaligus menzalimi diri sendiri seperti orang yang dengki."


Ujub merupakan penyakit ruh yang membuat kita merasa diri kita ini memiliki akidah, ibadah, dan akhlak yang paling bagus. Orang kaya yang sering dimintai bantuan, biasanya berkata, "Rasa-rasanya aku saja yang terus dimintai pertolongan. Aku telah banyak membantu orang. Apa tidak ada orang kaya selain aku?" Orang kaya seperti ini telah jatuh pada ujub.


Ujub paling banyak diderita oleh orang yang baru saja memeluk mazhab baru. Mereka akan terkena ujub baik dalam akidah, ibadah, maupun amal saleh. Mereka menganggap kelompok merekalah yang paling benar; ibadah dan amal saleh merekalah yang paling sesuai dengan sunnah dan kelompok merekalah yang akan diselamatkan. Kelompok atau mazhab lain diklaim sebagai kelompok yang celaka dan ingkar sunnah.[]


KH. Jalaluddin Rakhmat, Pendiri Yayasan Muthahhari (Untuk Pencerahan Pemikiran Islam) dan Sekolah Para Juara (SD Cerdas Muthahhari www.scmbandung.sch.id, SMP Plus Muthahhari www.smpplusmuthahhari.sch.id, SMP Bahtera www.smpbahtera.sch.id, dan SMA Plus Muthahhari www.smaplusmuthahhari.sch.id).

80 views0 comments

Recent Posts

See All