top of page
  • Akhi

PERMAINAN CERDAS


Permainan yang dilakukan bayi dapat merangsang triliunan sel-sel saraf otak untuk membuat koneksi-koneksi cerdas. Tetapi jagalah agar dalam bermain itu Anda memperhatikan keperluan bayi untuk istirahat atau mengakhiri permainan dengan meninggalkan Anda.


Permainan tatap muka. Sejak dua minggu sampai dua bulan, mainan favorit anak-anak (yang tidak usah membayar sepeser pun) adalah permainan wajah. Ketika bayi Anda dalam keadaan sadar tenang, peganglah dia dalam jarak paling tepat, sekitar delapan sampai sepuluh inci, lalu julurkan lidah Anda sedapat mungkin. Ketika bayi mulai menggerakkan lidahnya, kadang-kadang juga mengeluarkannya, Anda tahu bahwa Anda sudah berhasil. Usahakan lagi permainan yang sama dengan membuka mulut Anda lebar-lebar atau mengubah kontur bibir. Ekspresi wajah dapat menular.


Permainan tiruan. Dalam permainan meniru wajah, Anda memantulkan kembali ekspresi bayi kepadanya. Ketika bayi membuka lebar mata atau mulutnya, tirulah ekspresi wajahnya dengan cara yang berlebihan. Bayi melihat mukanya pada wajah ibunya. Melihat cermin dirinya pada wajah ibunya adalah cara paling kuat untuk meningkatkan kesadaran diri bayi. Bayi senang meniru ekspresi wajah Anda yang berubah-ubah. Seperti ketika menari, Anda memimpin dan bayi mengikuti. Tidak ada yang lebih menghibur bayi seperti wajah.


PERMAINAN DENGAN BAYI BERUMUR EMPAT BULAN

Pegang dan goyang. Bayi senang bermain dengan benda-benda yang berisik, boneka kasar, dan selimut kecil.


Duduk dan pukul. Gantungkan mainan yang menarik dalam jangkauan bayi. Perhatikan dia ketika berusaha memukulnya atau menangkapnya dengan tangannya.


Tendang. Menendang mainan adalah kesenangan bayi pada usia ini. Gantungkanlah pada pergelangan kaki bayi mainan yang gemerincing sehingga bayi dapat membunyikannya dengan tendangannya.


Jari. Berikan kepada bayi tali untuk dia mainkan. Perhatikan bagaimana ia menggunakan jari, tangan, lengannya, dan bagaimana ia dengan sengaja memperhatikan tali. Awasi bayi Anda dengan cermat ketika Anda menggunakan permainan yang ada talinya untuk menghindari risiko tercekik.


Main bola. Bola atau balok selalu menjadi permainan bayi yang paling baik. Bayi dapat melakukan apa pun dengan mainan yang sederhana ini.


Bermain cermin. Dudukkan bayi pada jarak yang memungkinkannya untuk menyentuh cermin. Perhatikan bayi Anda yang berusaha menyesuaikan tangannya di wajahnya dengan bayangan dalam cermin. Ketika Anda muncul di sampingnya, bayi makin tertarik dengan bayangan Anda di dekat bayangan dia dalam cermin.


Berguling. Bermain di atas kasur yang dapat Anda mulai sekitar usia empat bulan, makin menarik pada usia ini karena bayi dapat merangkak ke atas bantal dan menyenangkan dirinya. Letakkan bayi Anda di atas bantal. Simpan mainan di luar jangkauan dia. Perhatikan bagaimana bayi memasukkan kakinya, mendorong dan menggulingkan tubuhnya ke depan dalam usahanya untuk menggapai mainan.


PERMAINAN ENAM SAMPAI SEMBILAN BULAN

Bayi pada tahap ini sangat ingin tahu hubungan di antara macam-macam mainan—apa hubungan antara mainan besar dengan mainan kecil dan bagaimana mainan kecil ditempatkan dalam hubungannya dengan mainan besar. Inilah tahap main mengisikan, yakni bayi dapat memikirkan kombinasi objek-objek mainan (seperti membenturkan, menyusun, mengisi dan membuang).


Membenturkan (banging games). Masukkan kapas di telinga Anda. Keluarkan panci dan piring. Bayi senang mendengar suara benturan dan benda jatuh.


Menyusun (stacking games). Bayi senang memasukkan pot kecil dalam pot besar. Cawan plastik dan mengukur besarnya cawan juga sangat mengasyikkan.


Menyimpan dan membuang (fill-and-dump games). Berikan kepada bayi balok seukuran tangan dan kotak sepatu atau wadah plastik yang besar. Lihatlah bagaimana tangan-tangan kecil dan pikiran bekerja sama untuk membayangkan bagaimana memasukkan balok-balok itu kepada wadah dan tentu saja bagaimana mengeluarkannya. Ketika Anda mau mencuci pakaian, masukkan bayi pada wadah cucian yang besar tetapi setengah penuh dengan bajubaju kecil, paling bagus kaus kaki dan pakaian bayi. Setelah bayi itu mengeluarkan pakaian itu dari keranjang, bantulah dia sedikit dengan menunjukkan bagaimana cara memasukkannya. Pungut kaus kaki dan masukkan ke dalam keranjang.


Main air (water play). Dorong bayi untuk bermain di kamar mandi atau tempat-tempat air. Beri dia latihan memasukkan dan mencurahkan air dari wadahnya. Perlu diawasi dengan baik. Menyauk air dan mencurahkannya sehingga air itu gemercik adalah mainan kesenangan bayi.


PERMAINAN SEMBILAN SAMPAI DUA BELAS BULAN

Dari usia sembilan sampai dua belas bulan, keterampilan mental yang mulai tumbuh pada usia ini adalah konsep tetapnya objek—kemampuan mengingat di mana mainan disembunyikan. Sebelumnya kalau objek itu hilang dari penglihatan, ia hilang juga dalam pikiran. Jika Anda sembunyikan mainan dalam selimut, bayi tidak menunjukkan keinginan untuk menemukannya kembali. Cobalah eksperimen ini. Tunjukkan kepada bayi Anda mainan kesenangannya dan masukkan mainan itu ke salah satu di antara dua buah popok yang terletak di hadapannya. Perhatikan bagaimana bayi sekali-sekali mempelajari popok, seakan-akan memikirkan popok mana yang menutupi mainannya. Dengan melihat wajah yang “sedang berpikir”, Anda merasa ia sedang mencoba mengingat dalam memorinya di bawah popok mana mainan itu disembunyikan.


Main petak umpet (play hide-and-seek). Kemampuan bayi untuk mengingat di mana ia melihat kepala ortunya muncul tadi merupakan mainan kesenangan bayi. Biarkan bayi mencari Anda di sekitar ranjang. Kalau ia sudah tidak melihat Anda, intip dia dari sudut ranjang dan panggil namanya. Bayi akan merangkak menuju tempat Anda tadi mengintipnya. Akhirnya ia pun akan meniru Anda dengan bersembunyi dan mengintip di sekitar ranjang.


Main petak umpet dengan suara (hide-and-seek with sounds). Berikutnya, tambahkan permainan suara. Sekarang bayi tidak lagi melihat Anda nongol dari tempat sembunyi. Tetaplah bersembunyi dan panggil namanya. Perhatikan ia merangkak dan bertatih di sekitar rumah mencari suara yang ia pasangkan dengan orang yang hilang. Teruskan suara Anda untuk menarik perhatiannya.



KH. Jalaluddin Rakhmat, Pendiri Yayasan Muthahhari (Untuk Pencerahan Pemikiran Islam) dan Sekolah Para Juara (SD Cerdas Muthahhari, SMP Plus Muthahhari, SMP Bahtera, dan SMA Plus Muthahhari)


76 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page