Puasa Dengan Perkhidmatan

Seorang anggota jamaah – sebut saja Fatimah – mengadu kepadaku, “Setiap kali masuk Ramadhan, saya merasa sedih. Saya bertambah sedih karena saya merasa sedih. Bukankah kata Pak Ustad, Rasulullah dan sahabatnya menyambut Ramadhan dengan gembira”. Matanya berkaca-kaca dan hidungnya memerah. Aku yakin dia menangis beneran. Betapa sering aku menemukan dalam majlis-majlis pengajian, ustad yang menangis …