KUNCI SURGA YANG TERBUANG

Umat Islam selama ini cenderung keliru mengartikan ibadah dengan membatasinya pada ibadah-ibadah ritual. Betapa banyak umat Islam yang disibukkan dengan urusan ibadah mahdhah, tetapi mengabaikan kemiskinan, kebodohan, penyakit, kelaparan, kesengsaraan, dan kesulitan hidup yang diderita saudara-saudara mereka. Betapa banyak orang kaya Islam yang dengan khusyuk meratakan dahinya di atas sajadah, sementara di sekitarnya tubuh-tubuh layu …

NASIHAT BAGI BIROKRAT

Pada 38 H, Ali bin Abi Thalib menunjuk Malik bin Al-Harits Al- Asytar sebagai Gubernur Mesir. Sebagai petunjuk melaksanakan pemerintahan, Ali menulis sebuah surat panjang, sebuah dokumen bersejarah yang dapat kita sebut sebagai pedoman administrasi pemerintahan Islam. Para ahli sejarah menyimpan dokumen ini. Kitab Nahj Al-Balaghah memuatnya secara lengkap sebagai surat ke-53. Para ulama telah …

Ijtihad Politik

Tidak ada kata politik dalam Al-Qur’an, seperti juga tidak ada kata tasawuf. Tetapi itu tidak berarti bahwa Al-Qur’an tidak memberikan petunjuk untuk berpolitik. Amat mengherankan kalau Kitab Suci yang mengatur tatacara membasuh wajah dan tangan mengabaikan masalah politik. Bukankah politik lebih mempengaruhi ketimbang basuhan wajah dalam berwudu? Bukankah tanpa kekuatan politik banyak hukum tidak dapat …

Kawan Jelmaan Amal

Wujud kita ditentukan oleh amal-amal kita. Jika kita selalu mengecoh, menipu, atau memperdayakan orang, wujud kita akan menjadi monyet. Jika kita hanya mengejar kenikmatan lahiriah—makan, minum dan seks—maka wujud kita yang hakiki adalah babi. Jika kita bekerja sebagai pemimpin-perusahaan negara, organisasi, atau apa saja– lalu kita terbiasa merampas hak bawahan kita, menindas mereka, dan memperkaya …

Dosa yang Menghapus Amal

Aku meneliti hadis-hadis penghapus dosa dari berbagai macam sumber. Kebanyakan hadis itu ternyata sahih. Jadi, hadis-hadis itu memang benar. Para ulama menyebut hadis-hadis seperti itu sebagai hadis targhîb: menggembirakan, menghibur, menyemangati. Jadi, janganlah berputus asa kalau Anda banyak dosa. Seusai salat, baca zikir bakda salat. Pada bulan Ramadhan, berpuasalah dan lakukan salat malam Ramadhan. Perbanyaklah …

Gila Sebenarnya

Pada suatu hari, Rasulullah saw. melewati sekelompok orang yang sedang berkumpul. Beliau bertanya, “Karena apa kalian berkumpul di sini?” Para sahabat menjawab, “Ya Rasulullah, ini ada orang gila, sedang mengamuk. Karena itulah kami berkumpul di sini?” Beliau bersabda, “Orang ini bukan gila. Ia sedang mendapat musibah. Tahukah kalian, siapakah orang gila yang benar-benar gila (al-majnun …

Cinta Sebagai Agama

Pada zaman Nabi Musa as dahulu, hidup seorang gembala yang bersemangat bebas. Ia tidak punya uang dan tidak punya keinginan untuk memilikinya. Yang ia miliki hanyalah hati yang lembut dan penuh keikhlasan; hati yang berdetak dengan kecintaan kepada Tuhan. Sepanjang hari ia menggembalakan ternaknya melewati lembah dan ladang melagukan jeritan hatinya kepada Tuhan yang dicintainya, …

FILSAFAT ISLAM DAN TANTANGAN MODERNISASI

“Jika kita melihat zaman sekarang ini dari sudut agama dan mazhab khususnya yang terjadi di kalangan anak muda—kita melihatnya sebagai zaman keguncangan, kebimbangan dan perubahan. Zaman kini telah melemparkan rangkaian masalah dan keraguan untuk dibahas, dan telah menghidupkan kembali masalah-masalah lama yang terlupakan, dan menjadikannya pokok pembicaraan. Apakah kita harus menghadapi keraguan dan pertanyaan ini—yang …

VIDEOPOLITIK: PERANG LEWAT TELEVISI

Terry Jones, pelaut muda dari Australia, meloncat dari kapal perangyang sedang bertolak ke Teluk Persia. Apa pasal? Dia menonton acara televisi yang memperlihatkan Presiden AS, George Bush, asyik bermain golf di Kennebunkport. Ketika ribuan orang tengah mempertaruhkan nyawa mereka di padang pasir yang panas-begitu pikir Jones-Bush yang mengirimkan mereka ke sana malah bersenang-senang. Diperkirakan lebih …

Mengapa Kita Mudah Berghibah?

Suatu hari pada zaman Nabi, seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah yang disebut dengan ghibah?” Rasulullah Saw. menjawab, “Ghibah adalah menceritakan keburukan orang lain di belakang dia.” Sahabat itu bertanya lagi, “Bagaimana jika keburukan itu memang terdapat pada dirinya?” Rasulullah menjawab, “Itulah yang disebut dengan ghibah.” “Lalu, bagaimana jika keburukan itu tidak terdapat pada dirinya?” …