APAKAH KEBAHAGIAAN ITU?

“Seorang anak muda yang gagah menderita begitu banyak musibah sehingga ia hampir-hampir putus asa. Ia mengeluhkan tenggorokannya yang kering dan hidupnya yang miskin. Ia mengadu kepada ayahnya dan memohon izinnya untuk melakukan perjalanan agar dengan kekuatannya sendiri ia bisa berhasil mencapai keinginannya. Kalau tidak diperlihatkan, sia-sia segala keutamaan dan keahlian: Mereka lemparkan cendana ke dalam …

KITA PERLU SAINS DAN TEKNOLOGI

Pada ada 622 M, sekitar empat belas abad lalu, pada malam tasyriq, puluhan sosok manusia berkumpul dekat Jumrah Al-‘Aqabah. Mereka berlindung di balik bukit yang menutupi cahaya bulan. Suasana remang-remang, Abbas memperkenalkan Nabi Muhammad dan meminta kesetiaan yang hadir. Semua menyatakan kesediaan mereka untuk membela Nabi dengan harta dan jiwa mereka. Mereka menawarkan Yatsrib sebagai …

Etika, Sains, dan Masyarakat

Betulkah Sains Netral-Etika? Setelah teleologi disingkirkan dari wilayah sains pada abad ke-17, para ilmuwan diharuskan menyingkirkan setiap pertimbangan nilai (value judgement) dari upaya ilmiahnya. Sains harus didasarkan pada objektivitas ilmiah bebas nilai. Di sini saya tidak akan mengupas kelemahan tesis netralitas nilai secara falsafi, sebab hal ini sudah banyak dilakukan penulis lain (misalnya, Leach, 1974, …

ULUL-ALBAB: PROFIL INTELEKTUAL MUSLIM

Ulul-albab disebut enambelas kali dalam Al-Quran. Menurut Al-Quran, ulul-albab adalah kelompok manusia tertentu yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT. Di antara keistimewaannya ialah mereka diberi hikmah, kebijaksanaan, dan pengetahuan ̶ di samping pengetahuan yang diperoleh mereka secara empiris: “Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki. Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan …

Etika Dan Sains

Dalam sebuah kamar, seorang wanita sedang merenung sedih di atas ranjang. Tiba-tiba ia berdiri, menoleh seperti mencari sesuatu, dan meloncat marah dengan muka berang dan bengis. Sesaat kemudian wanita itu tenang kembali, wajahnya memancarkan kebahagiaan dan rasa puas yang luar biasa. Wanita ini tidak gila, tetapi perilakunya dikontrol dari jauh oleh seorang ilmuwan penggarap otak …

Pilih Bahagia Supaya Cerdas Dan Baik!

Elevation termasuk sekelompok emosi yang seringkali lolos dari perhatian para peneliti psikologi – emosi moral. Ada emosi moral negatif seperti marah, malu, merasa bersalah; dan ada emosi moral positif seperti takjub, bersyukur, kagum. Emosi moral negatif merupakan unsur yang membentuk penderitaan; dan emosi moral positif adalah bagian utama dari kebahagiaan. Jonathan Haidt menjelaskan emosi ini: …

Pilih Bahagia Supaya Hidup Sehat!

Deeg dan van Zonneveld (1989) meneliti 3149 orang Belanda yang berusia 65 tahun ke atas. Mereka menemukan bahwa orang yang berusia 70 tahunan mempunyai kemungkinan hidup lebih lama (secara statistik 20 bulan lebih lama) bila skor kebahagiaan mereka di atas rata-rata. Walhasil, apa pun yang terjadi kepada Anda pilihlah bahagia demi usia panjang Anda. Berusia …

Pilih Bahagia Supaya Berumur Panjang!

Untuk mentasbihkan mazhab barunya dalam psikologi, Seligman menerbitkan beberapa buah buku. Salah satu di antaranya adalah Authentic Happiness. Bab pertamanya dimulai dengan laporan penelitian tentang hubungan antara kebahagiaan dan umur panjang. Dalam bahasa kita, apakah orang bahagia umumnya berumur lebih panjang ketimbang orang yang menderita? Amat sulit untuk menentukan secara spesifik pengaruh kebahagiaan pada umur …

Bahagiakan Dirimu Supaya Kamu Jadi Orang Baik!

The only thing that multiples by division is happiness Anonim Setiap kali saya pulang ke Bandung, saya hampir selalu mengambil jalan Pasteur. Bukan karena rute Pasteur kurang macet dibandingkan dengan rute Buahbatu. Saya selalu membatin setiap kali menyebut Pasteur. Ada orang asing, mungkin dari bangsa penjajah, yang namanya diabadikan sebagai nama jalan. Saya menyebut diabadikan, …

HAK-HAK ANAK DI DALAM ISLAM

“Seorang perempuan miskin datang menemuiku,” kata Aisyah Ra, “Ia membawa dua orang anak perempuan. Aku memberikan tiga butir kurma kepadanya. Ia memberikan dua butir kurma kepada kedua orang anaknya. Ia bermaksud untuk memakan sisanya. Tetapi kedua orang anaknya berusaha merebutnya, sehingga kurma itu pun jatuh dari tangannya. Akhirnya, perempuan itu tidak makan satu butir pun. …