Kanzun Makhfiy

Semua mazhab dalam Islam berpegang pada hadis. Sebagai semata-mata obyek kajian, bagi ahli hadis; sebagai sumber hukum, bagi ahli fikih; sebagai sumber nilai, bagi para sufi. Literatur hadis yang dikembangkan para ahli hadis dipenuhi dengan problema pembawa hadis (rawi), kesinambungan mata rantai rawi (sampai atau tidak kepada Rasulullah), dan perubahan atau pertentangan dalam bunyi kata-kata yang …

HARI-HARI TERAKHIR NABI MUHAMMAD SAW.

Pada suatu hari di Madinah, para sahabat mendengar suara Bilal memanggil mereka untuk berkumpul di masjid. Kecemasan tampak pada wajah-wajah mereka. Mereka tahu bahwa sudah beberapa hari ini Nabi yang mulia jatuh sakit. Segera setelah mereka berada di masjid, Nabi keluar dari hujrah-nya—ruang keci tempat tinggal Nabi di samping masjid. Beliau dipapah Fadhl dan Ali. …

Bergabung Bersama Kafilah Rasulullah Saw.

Allah Swt. berfirman, Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang …

Buktikan Cintamu kepada Rasulullah Saw.

Pada tahun keenam Hijrah, Rasulullah Saw. dan para sahabamya berhenti di Hudaibiyah. Dari Makkah datang utusan kafir Quraisy. Mereka bermaksud melarang Nabi dan rombongan untuk melakukan haji. Setelah perundingan agak alot, lahirlah Perjanjian Hudaibiyah. Ketika balik lagi ke Makkah, mereka bukan saja membawa naskah perjanjian, mereka membawa kenangan yang memesona. Untuk pertama kalinya mereka menyaksikan …

TIDAKKAH KITA MENYAKITI HATI NABI SAW.?

Peringatan Maulid Rasulullah Saw. yang semula dimaksudkan untuk membangkitkan kecintaan kepada Rasulullah saw. ini berkembang perlahan-lahan menjadi sangat kering. Bahkan seringkah Rasulullah tidak diikutsertakan dalam peringatan itu. Tidak jarang, peringatan maulid diisi dengan gelak canda dan tawa yang dapat menjauhkan kita dari kecintaan kepada Rasulullah Saw. Oleh karena itu, dalam memperingati maulid, kita harus berusaha …

Rindu untuk Rasul

Setelah saya membacakan hadis tentang keharusan mencintai Rasulullah saw., seorang pemuda bertanya, “Saya ingin mencintai Nabi saw., tetapi saya tidak tahu bagaimana caranya. Kalau saya merindukan seorang gadis, saya membayangkan wajahnya: bibirnya, tubuhnya, tangannya, atau kakinya. Seperti apakah saya harus membayangkan Nabi saw?” Pertanyaan ini menunjukkan dua hal.   Pertama, kemampuan kita mencintai terbatas hanya …

Insan Mulia, Pandanglah Hamba

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka.Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukansalat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang …

Jemputlah Dia yang Menggumamkan Namamu

Pada pertengahan tahun enam puluhan, saya membentuk keluarga sederhana di tengah tetangga-tetangga yang sederhana dan di perumahan sangat sederhana. Pendapat saya tentang agama juga sederhana. Pegangan saya al Quran dan hadis, titik. Saya tidak suka pada peringatan maulid, karena tidak diperintahkan dalam al Quran dan hadis. Saya tidak suka salawat yang bermacam-macam selain salawat yang …

Wasiat Rasulullah kepada Salman Al-Farisi

Salman Al-Farisi adalah orang Persia yang bertahun-tahun mencari kebenaran; berpindah dari satu kota ke kota lain, karena dia mendengar akan kemungkinan datangnya rasul yang terakhir. Kita tidak ingin mengulang lagi riwayat Salman. Tapi Rasulullah pernah memuji Salman Al-Farisi, dengan mengatakan bahwa ia adalah pemilik ilmu orang-orang terdahulu dan pemilik ilmu orang-orang yang kemudian. Salman mempunyai …

WASIAT RASULULLAH KEPADA ABU DZAR

Saya akan menyampaikan sebagian wasiat Rasulullah kepada Abu Dzar Al-Ghifari. Abu Dzar adalah salah seorang sahabat Nabi yang hidup cukup lama setelah Rasulullah meninggal dunia. Abu Dzar meninggal dunia pada zaman Utsman bin ‘Affan. Abu Dzar diasingkan ke suatu tempat bernama Rabazah, tempat yang tidak berpenduduk walaupun sekali-kali ada orang yang berkunjung ke situ dalam …