Nabi Penentang Kezaliman

Dia lahir di tengah bangsa yang menjadikan kezaliman aturan hidupnya. Orang kaya memeras orang miskin. Orang kuat menindas orang lemah. Orang pandai memintari orang bodoh. Hukum telah digantikan oleh kekuatan otot. Might is right (Kekuasaan adalah kebenaran).   Sejak kecil ia menyaksikan budak-budak yang diperlakukan lebih dari binatang. Mereka dipaksa bekerja dengan upah sekadar makan saja. …

RISIKO PEMBANGUN JEMBATAN

Tidak ada khalifah yang paling mencintai ukhuwwah, ketika orang berusaha menghancurkannya, seperti Ali bin Abi Thalib. Baru saja dia memegang tampuk pemerintahan, beberapa orang tokoh sahabat melakukan pemberontakan. Dua orang di antara pemimpin Muhajirin meminta izin untuk melakukan umrah. Ternyata mereka kemudian bergabung dengan pasukan pembangkang. Walaupun menurut Hukum Islam pembangkang harus diperangi, Ali memilih …

Menyambung Tali Persaudaraan

Abdullah bin Abi Awfa bercerita: Kami waktu itu sedang berkumpul bersama Rasulullah Saw. Tiba-tiba beliau berkata: “Janganlah duduk bersamaku hari ini orang yang memutuskan persaudaraan.” Segera seorang pemuda berdiri meninggalkan majelis Rasulullah. Rupanya sudah lama ia bertengkar dengan bibinya. Ia lalu meminta maaf kepada bibinya dan bibinya pun memaafkannya. Setelah itu, barulah ia kembali kepada …

PEMBAHARU NONSEKTARIAN

Dr. Muhammad Iqbal melukiskan pejuang Muslim sebagai seekor rajawali (syuhin). Burung rajawali mempunyai lima ciri yang khas: selalu terbang tinggi, tidak pernah membangun sarangnya sendiri, tidak ingin memakan mangsa binatang lain, tidak pernah menyisakan mangsanya untuk keesokan harinya, dan senang menyendiri. Iqbal menyebut Jamaluddin Al-Afghani sebagai gambaran ideal sang rajawali. Dia terbang dengan cita-citanya yang …

Penegak Mazhab Ukhuwah

Hari ini, 13 Rajab, sekitar 14 abad lalu, lahir seorang anak di dalam Ka`bah. Ibunya menamainya Haydhar (Singa). Muhammad saw, yang kelak menjadi guru dan saudara setianya, menamainya Ali. Ketika keadaan ekonomi keluarga Abu Thalib melemah, Muhammad saw. membawa Ali ke rumah. Dia tumbuh besar di samping Muhammad Rasulullah saw. Tidak jarang dia tidur satu …

BIANG KEROK PERPECAHAN UMAT

Muhammad Maududi menuding Khawarijisme sebagai biang kerok pecahnya ukhuwah Islamiyah. Sebagai golongan, Khawarij memang sudah lama punah; tetapi sebagai aliran pemikiran, Khawarijisme masih ada. Maududi menulis, “Khawarij tidak pernah masuk ke Indonesia, karena keburu punah. Tetapi, karakteristiknya dijadikan model kefanatikan mazhab oleh semua mazhab yang ada di Indonesia.” Kita boleh tidak setuju dengan pendapatnya. Kita …

BENARKAH PERPECAHAN ITU TAKDIR?

Segera setelah Rasulullah Saw. wafat, para sahabat hampir bertengkar di Saqifah Bani Sa’idah. Orang Anshar mencalonkan Sa’ad bin Ubadah sebagai khalifah dan kaum Muhajir mengusulkan Abu Bakar. Pada zaman Utsman, perpecahan memuncak dengan terbunuhnya Utsman. Ketika Ali berkuasa, Aisyah beserta sahabat-sahabat lainnya melakukan pemberontakan. Segera setelah pasukan Aisyah dikalahkan, Muawiyah mengerahkan pasukan untuk menyerang Ali. …

Bertengkar itu Jelek!

Tahun 1970, Ismail menjadi pemuda Muhammadiyah. Selama seminggu, dia dilatih secara intensif di Darus Arqam –wadah pengkaderan Muhammadiyah. Dia mempelajari paham agama dalam Muhammadiyah, Kepribadian Muhammadiyah, dan Khittah Muhammadiyah. Dia pulang dengan membawa himpunan keputusan Majelis Tarjih Muhammadiyah –yang berisi fatwa-fatwa resmi yang harus diamalkan anggota Muhammadiyah. Segera setelah kembali ke kampungnya, dia aktif memperjuangkan …

Tanda-Tanda Komunikasi Suportif

Karena komunikasi suportif adalah “obat” untuk menyembuhkan “penyakit” komunikasi defensif, saya akan menjelaskan komunikasi suportif dalam bentuk apa yang harus kita lakukan ketika kita berbicara kepada anak-anak kita: Mendeskripsikan Berorientasi masalah Spontan Empatis Demokratis Provisional KH. Jalaluddin Rakhmat, Pendiri Yayasan Muthahhari (Untuk Pencerahan Pemikiran Islam)dan Sekolah Para Juara (SD Cerdas Muthahhari, SMP Plus Muthahhari, SMP …

Tanda-Tanda Komunikasi Defensif

Mengevaluasi. Evaluasi artinya menghakimi, mengkritik, mencemoohkan, menyalahkan, memaki. Semuanya ini bisa disimpulkan dalam satu kalimat: membuat orang menilai dirinya lebih rendah. Pada suatu hari, rumah berguncang karena gempa. Seorang ibu dalam keadaan panik memanggil-manggil anaknya, “Bobby, where are you? Anaknya yang pendiam dengan sedih menyahut, “Mommy, I didn’t do it.” Kisah ini, yang dicontohkan Gibb, …