Al-Manshûr dan Al-Awza’î

Al-Manshûr adalah salah seorang pendiri Dinasti ‘Abbasiyyah. Ia pernah memasukkan lawan-lawan politiknya hidup-hidup ke dalam pilar-pilar istana yang sedang dibangunnya. Tetapi, dengan segala kekejamannya, al-Manshûr terkenal sebagai penguasa yang mau mendengarkan nasihat ulama. Pada suatu hari, ia memanggil al-Awza’i, ahli hadis dan fiqih yang terkenal salih. “Aku ingin mendengar nasihatmu dan mengambil faedah darinya.” “Kalau …

BIANG KEROK PERPECAHAN UMAT

Muhammad Maududi menuding Khawarijisme sebagai biang kerok pecahnya ukhuwah Islamiyah. Sebagai golongan, Khawarij memang sudah lama punah; tetapi sebagai aliran pemikiran, Khawarijisme masih ada. Maududi menulis, “Khawarij tidak pernah masuk ke Indonesia, karena keburu punah. Tetapi, karakteristiknya dijadikan model kefanatikan mazhab oleh semua mazhab yang ada di Indonesia.” Kita boleh tidak setuju dengan pendapatnya. Kita …

Kaifa Shabruk, Sanggupkah Kamu Bersabar Menanggungnya?

“Aku tidak meninggalkan Madinah karena ingin merebut kekuasaan atau ingin menyombongkan diri. Aku tidak meninggalkan Madinah untuk menimbulkan kerusakan dan melakukan kezaliman. Aku berangkat untuk memperbaiki agama kakekku yang sudah disimpangkan orang. Aku ingin memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran. Pada suatu dini hari di alam nasut, dalam perjalanan mi’raj di malam kudus, Al-Mushtafa sampai ke alam jabarut. Batas ruang dan waktu membaur menyabur. Pada alam “qaaba qawsaini aw adnaa”, pada jarak dua busur panah bahkan lebih dekat lagi, Al-Mushtafa bersimpuh dalam balutan Cahaya langit dan bumi. Ia tenggelam jauh menukik ke dasar samudra ketunggalan Ilahi. Ia hanya setetes embun yang bergabung dengan gelombang lautan kasih sayang rabbani. Dari kemilau cahaya yang mengalir dari alam lahut bergetar suara penuh cinta:“Allah yang Mahamulia dan Mahatinggi akan menguji kamu dengan tiga ujian. Bersediakah kamu bersabar menanggungnya. Kaifa Shabruk?”Kaifa Shabruk… Kaifa Shabruk… Kaifa Shabruk? Seluruh alam semesta, seluruh galaksi, seluruh gemintang, seluruh planet menggemakan firman Tuhan. Sejak butir-butir pasir yang terhampar di sahara yang tak terkira, sampai tata-tata surya yang menyebar di galaksi-galaksi yang tak terhingga, …

Imam Jalaluddin As-Suyuthi Tentang Peristiwa Karbala

Abu Mikhnaf dan republika. Saya ingin mengomentari artikel yang dimuat di surat kabar Republika hari ahad, 12 Desember 2010 ditulis oleh Syahrudin Elfikri. Di ujung ia mengatakan begini: Riwayat yang mengatakan pihak Yazid sebagai pembunuh Husain di Karbala itu berasal dari Abu Mikhnaf Luth bin Yahya. Demikian disebutkan dalam kitab A’yaan al-Syi’ah, jilid 1, halaman …

Ali Bin Abi Thalib : Penghulu Para Sufi

Di antara sekian banyak sahabat Nabi, hanya Ali bin Abi Thalib-lah yang diberikan sebutan karamallahu wajhah; sebuah sebutan yang juga berarti doa “Semoga Allah memuliakan wajahnya” atau “Allah telah memuliakan wajahnya.” Semua ulama sepakat bahwa doa itu hanya dikhususkan untuk Imam Ali saja seperti halnya sebutan shalallahu ‘alaihi wa alihi wassalam untuk Nabi Muhammad. Ada …

Sayyidah Fathimah as: Model Intelektual Muslim

Allah telah menjadikan… keadilan sebagai pemersatu hati, ketaatan kepada kami sebagai ketentuan agama, kepemimpinan kami sebagai pelindung dari perpecahan, jihad sebagai kemuliaan Islam, sabar sebagai wahana untuk memperoleh pahala…. dan keadilan sebagai keakraban dengan rakyat. (Khothbah Fathimah al-Zahra) Segera setelah Rasulullah Saw meninggal dunia, Khalifah mengambil tanah Fadak dari keluarga Fathimah. Fathimah, suaminya, dan Umm …