KEWAJIBAN KEPADA RASULULLAH: PERSPEKTIF TASAWUF

Kita telah berbicara tentang hak-hak Rasulullah kepada kita; atau, dengan perkataan lain, kewajiban kita kepada beliau, kalau kita menerima beliau sebagai junjungan kita. Saya ingin melanjutkan dengan membacakan kisah yang diceritakan Jalaluddin Rumi dalam Matsnawi, kitab yang kelima. Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan siapa Jalaluddin Rumi dan apa Matsnawi ini. Jalaluddin Rumi adalah seorang penyair sufi …

Berzikirlah Kamu Sebanyak-banyaknya

Jalaluddin Rumi pernah bercerita tentang seorang penduduk Konya yang punya kebiasaan aneh; ia  suka  menanam  duri  di tepi jalan. Ia menanami duri itu setiap hari sehingga tanaman berduri itu tumbuh besar. Mula-mula orang tidak merasa terganggu dengan duri itu. Mereka mulai protes ketika duri itu mulai bercabang dan menyempitkan jalan orang yang melewatinya. Hampir setiap …

Lapar Bagi Perkembangan Ruhani

Jalaluddin Rumi pernah bercerita tentang keledai yang terus-menerus mengeluh karena perutnya yang lapar. Banyak manusia yang juga mengeluh karena lapar. Untuk keledai dan manusia yang seperti keledai, Rumi menggoreskan bait-bait puisinya dalam Matsnawi, 5: 2829-2839: Sekiranya tidak ada lapar, selain kegagalan pencernaan Ratusan musibat lainnya akan muncul di permukaaan Sungguh musibat lapar lebih baik dari …

Kiat Mengobati Penyakit Hati

Cara pertama untuk mengobati penyakit hati, menurut Al-Ghazali, adalah dengan mencari guru yang mengetahui penyakit hati kita. Ketika kita datang kepada guru tersebut, kita harus datang dengan segala kepasrahan. Kita tidak boleh tersinggung jika guru itu memberitahukan penyakit hati kita. ‘Umar bin Al-Khaththab pernah berkata, “Aku menghargai sahabat-sahabatku yang menunjukkan aib-aibku sebagai hadiah untukku.” Seorang …

Kendali Diri

Alkisah, “seorang pemburu ular pergi ke gunung untuk menangkap ular dengan mantra-mantranya.” Setelah menjelajah gunung-gunung yang tinggi, ia sampai ke puncak gunung yang bersalju. Di sana, ia menemukan seekor ular besar terbujur kaku seperti sebongkah kayu. Tubuhnya membeku dan tampaknya sudah mati kedinginan. Tidak ada gerak sama sekali. Dengan sukacita, ia memikul ular itu seperti …

KEWAJIBAN KEPADA RASULULLAH: PERSPEKTIF TASAWUF

Kita telah berbicara tentang hak-hak Rasulullah kepada kita; atau, dengan perkataan lain, kewajiban kita kepada beliau, kalau kita menerima beliau sebagai junjungan kita. Saya ingin melanjutkan dengan membacakan kisah yang diceritakan Jalaluddin Rumi dalam Matsnawi, kitab yang kelima. Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan siapa Jalaluddin Rumi dan apa Matsnawi ini. Jalaluddin Rumi adalah seorang penyair sufi …

Perempuan dalam Tasawuf

“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus ruh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna,” (QS. Maryam [19]: 16-17). Dalam surah Maryam, Allah Swt. menghadirkan sosok …

Menempuh Jalan Kesucian

Dalam Surah Al-Fatihah, Allah Swt berfirman, Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (jalan) mereka yang sesat (QS Al-Fatihah [1]:6-7). Ayat ini menyimpulkan makna dari seluruh kehidupan kita. Hidup adalah rangkaian perjalanan yang harus dilewati. Perjalanan pertama telah kita tempuh, …

Meninggalkan Hawa nafsu Menuju Tuhan

Abu Imran Al-Wasithi, salah seorang sufi besar pada abad XII H, bercerita ; Pada suatu hari, aku berada pada sebuah kapal di lautan. Tanpa diduga kapal itu bocor. Tinggalah aku dan istriku yang sedang hamil. Tiba-tiba ia melahirkan anak. Ia menginginkan air. Aku angkat kepalaku ke langit, memohon kepada Allah agar diberikan air minum untuk …