MENCINTAI NABI DAN KELUARGANYA DAPAT MEMPERSATUKAN UMAT
Sebelumnya, izinkanlah saya menceritakan asal-usul nama saya. Ayah saya dulu adalah seorang kiai kampung. Sangat tradisional. Ketika belajar kitab kuning, yang paling mengesankan ayah saya adalah kitab tafsir yang juga sangat sederhana, sebagaimana umumnya kitab-kitab kuning. Sebagian orang sekarang menyebut bahwa kitab itu bukan kitab tafsir. Kitab itu ditulis oleh dua orang Jalaluddin. Karena itu, …
Read more “MENCINTAI NABI DAN KELUARGANYA DAPAT MEMPERSATUKAN UMAT”