Al-Ghawghâ’

Akhir pemerintahan Khalifah ‘Utsmân r.a. ditandai dengan kerusuhan sosial. Orang banyak berkumpul di ibu kota, berasal dari berbagai penjuru, siap untuk melakukan sesuatu. Suatu hari kerusuhan terjadi. ‘Ustmân terbunuh. Sesudah itu, para perusuh perlahan-lahan menghilang, kembali ke tempatnya masing-masing. ‘Ali bin Abi Thalib, yang kemudian memimpin pemerintahan, menyebut peristiwa di atas sebagai fitnah, huru-hara besar, …

Bukankah Dia Manusia?

Dua orang sahabat Nabi, penakluk Qadisiyyah, sedang duduk berbincang. Tiba-tiba lewatlah iringan jenazah. Keduanya lalu berdiri memberi penghormatan. Orang-orang berkata bahwa mayit itu adalah orang kafir. Menurut mereka, tidak selayaknya sahabat Nabi memberikan penghormatan kepada jenazah kafir. Sahal dan Qays, sahabat Nabi itu, menolak anggapan tersebut. “Dahulu,” kata Sahal, “kami berkumpul bersama Rasulullah saw. Lalu, …

Joseph Goebbels

“Kebanyakan massa lebih mudah jatuh menjadi korban kebohongan besar daripada kebohongan kecil,” ujar Hitler. Atas saran Joseph Goebbels, penasihat pimpinan Nazi dalam bidang propaganda, Hitler menegakkan kekuasaannya di atas kebohongan. Propaganda politik tak boleh terikat dengan kebenaran. Masih kata Goebbels, “Kebenaran ialah apa saja yang saya bikin sebagai kebenaran… Kebenaran yang agung dan mutlak ialah …