MEMAHAMI DAN MENGHAYATI DOA KUMAIL

Pada akhir tahun 1980-an, saya diundang Taufiq Ismail untuk membacakan puisi di Taman Ismail Marzuki. Menurut Taufiq, para mubalig dan tokoh agama adalah orang-orang yang banyak bermain dengan bahasa, Sama seperti penyair. Mereka piawai mengungkapkan pikiran dan perasaannya dengan bahasa yang bukan saja baik dan benar tetapi juga dalam dan menyentuh. Maka, ia pun membuat …

ZAWAWI IMRON: PENYAIR DESA

Waktu itu, Taufiq Ismail punya “hajatan” aneh. Ia mengumpulkan para mubalig untuk menyampaikan puisi-puisi mereka. “Mubalig sama dengan penyair, bergulat dengan kata-kata. Karena itu, mereka pasti mahir bersyair-syair,” katanya, ketika ia mengundang saya untuk membacakan puisi-puisi saya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Saya memang suka menulis puisi, tetapi untuk keperluan sendiri. Tidak pernah dipublikasikan, apalagi …

Jemputlah Dia yang Menggumamkan Namamu

Pada pertengahan tahun enam puluhan, saya membentuk keluarga sederhana di tengah tetangga-tetangga yang sederhana dan di perumahan sangat sederhana. Pendapat saya tentang agama juga sederhana. Pegangan saya al Quran dan hadis, titik. Saya tidak suka pada peringatan maulid, karena tidak diperintahkan dalam al Quran dan hadis. Saya tidak suka salawat yang bermacam-macam selain salawat yang …

ZAWAWI IMRON: PENYAIR DESA

Waktu itu, Taufiq Ismail punya “hajatan” aneh. Ia mengumpulkan para mubalig untuk menyampaikan puisi-puisi mereka. “Mubalig sama dengan penyair, bergulat dengan kata-kata. Karena itu, mereka pasti mahir bersyair-syair,” katanya, ketika ia mengundang saya untuk membacakan puisi-puisi saya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Saya memang suka menulis puisi, tetapi untuk keperluan sendiri. Tidak pernah dipublikasikan, apalagi …