Mengapa kita mencintai Allah?

Dalam kitab Al-Mahabbah-nya, Imam Al-Ghazali menulis iftitah dengan hamdalah. Setelah itu, ia menyebutkan: Fa inna al-mahabbah lillâh ‘azza wa jalla hiya al-ghâyah al-qushwâ min al-maqâmat wa dzarwah al-‘ulyâ min al-darajât; fa mâ ba’da idrâk al-mahabbah maqâm illâ wa huwa tsamratun min tsamârihâ wa tâbi’ min tawâbi’ihâ ka al-syauq wa al-uns wa al-ridhâ wa akhwâtihâ; wa …

Mengapa Allah Paling Berhak Kita Cintai?

1. Karena kecintaan diri Manusia mempunyai kecenderungan untuk mencintai diri sendiri. Dari cinta inilah, ia ingin agar dirinya selamat, sempurna wujudnya, dan terus-menerus ada. la tidak suka binasa, berkekurangan, atau jatuh dalam kehancuran. Karena keinginan itu, ia mencoba mengenal dirinya. Lalu ia mengetahui bahwa keselamatan, kekekalan, dan kesempurnaan dirinya bergantung pada Allah. Wujudnya sendiri berasal …

TAUBAT

Di dalam bahasa Arab ada beberapa kata untuk menunjukan kata kembali. Kata yang paling kita ketahui adalah kata ‘Id atau ‘Aud, berasal dari kata ‘ÂdaYa’ûdu-’îdan-wa-’audan, yang artinya kembali. Sebagian orang mengatakan bahwa Idul Fitri artinya kembali kepada fitrah. Ada juga yang mengatakan fitr di situ berasal dari kata futhûr sehingga Idul Fitri diartikan bahwa kita …

Meninggalkan Hawa nafsu Menuju Tuhan

Abu Imran Al-Wasithi, salah seorang sufi besar pada abad XII H, bercerita ; Pada suatu hari, aku berada pada sebuah kapal di lautan. Tanpa diduga kapal itu bocor. Tinggalah aku dan istriku yang sedang hamil. Tiba-tiba ia melahirkan anak. Ia menginginkan air. Aku angkat kepalaku ke langit, memohon kepada Allah agar diberikan air minum untuk …

Tafsir dan Ta’wil

Waktu itu di Shiffin, dua pasukan Islam bertemu untuk saling membunuh. Sesudah terbit fajar, di markas masing-masing, kedua pasukan itu salat subuh berjamaah. Seseorang yang baru masuk Islam kebingungan ketika melihat dua kelompok sahabat Nabi Saw itu. Pada kelompok yang satu ada menantu Rasulullah Saw, Ali bin Abi Thalib. Di sini berkumpul sahabat-sahabat Nabi Saw …

MENCARI KENIKMATAN SHALAT

Ada kawan saya yang mendatangi beberapa guru, belajar beberapa aliran tarekat, dengan maksud ingin merasakan kenikmatan shalat. Dia pernah hadir dalam sebuah pengajian. Dari gurunya, dia diberi bermacam-macam bacaan yang harus diucapkan sebelum shalat; agar shalatnya memperoleh kekhusyukan dan kenikmatan. Pernah dia shalat bersama kawannya yang lain. Semua orang menangis terisak-isak. Dia sendiri tidak bisa …

Tanda-Tanda Shalat yang Diterima Allah Swt.

  Apa tanda-tanda shalat yang diterima oleh Allah Swt.? Kalau Anda memiliki tanda-tanda yang disebutkan di dalam hadis qudsi ini, maka itu pertanda Anda sudah menemukan kenikmatan shalat. Allah Swt. berfirman: “Sesungguhnya Aku hanya akan menerima shalat orang-orang yang merendahkan dirinya karena kebesaran-Ku, menahan dirinya dari hawa nafsu karena Aku, yang mengisi sebagian waktu siangnya …

Tafsir Sufi: Menyesatkan atau Diperlukan?

Pada paruh pertama abad keduapuluh, seorang alim besar Mesir menulis buku tafsir. Ia berusaha menjelaskan ayat-ayat Al-Quran dengan penemuan-penemuan mutakhir dalam sains dan teknologi. Usahanya berhasil. Kitabnya lebih mirip ensik- lopedia ketimbang tafsir. Tafsir Thanthawi al-Jawhari, begitu kemudian karyanya dikenal, memberikan kontribusi besar bagi perkembangan tafsir dan sekaligus mendekatkan umat Islam pada peradaban modern. Tetapi, …

MENGENAL SEDIKIT PENGANTAR ILMU-ILMU AL-QURAN

Pada abad ke-4 H, ada dua orang ahli qira’at atau ilmu membaca Al- Quran: Ibn Syanbudz dan Ibn Mujahid. Yang pertama lebih alim dari yang kedua. Ia mengunjungi berbagai negeri, belajar qira’at dari banyak guru dan mengetahui secara mendalam macam-macam qira’at. Sementara itu, kawannya—Ibn Mujahid—tidak pernah keluar dari negerinya. Ia tidak begitu mengetahui qira’at, yang …

HÁDZA MIN AHLIS-SUNNAH!

Imam Ahmad bin Hanbal adalah seorang pemuka mazhab Ahlussunnah yang besar. Ia terkenal sebagai muhaddits (periwayat hadis). Kedalaman ilmunya dan keluasan pengaruhnya di kalangan kaum Muslim sangat disegani Khalifah al-Mutawakkil. Imam Ahmad sering dimintai nasihat dalam menunjuk hakim-hakim (qadhi) kerajaan. Ketika Al-Mutawakkil hendak mengangkat Ats-Tsaljî sebagai qadhi, Imam Ahmad merasa keberatan. “Jangan angkat dia, karena dia …