SIFAT JASMANIAH RASULULLAH

Kita telah mengenal Rasulullah sebagaimana digambarkan Allah Swt. dalam ayat Al-Quran. Kini, kita akan mengenal sebagian sifat beliau melalui hadis-hadis yang dilaporkan oleh para sahabat Nabi yang sezaman. Rasulullah Bernasab Mulia Dalam Thabagat Ibn Sa’ad, juz 1, bagian 1, dengan sanad dari Ja’far bin Muhammad dari Muhammad bin Ali bin Husain dari Nabi, disebutkan bahwa …

MUHAMMAD: NAMA MULIA DI ARASY DAN DICINTAI ALLAH

Seluruh kaum Muslim sudah sepakat bahwa mencintai Nabi adalah kewajiban kaum Muslim. Mencintai Nabi itu hukumnya wajib, walaupun kecintaan itu tidak bisa datang begitu saja. Kecintaan itu harus ditumbuhkan. Kata orang Inggris, orang itu tidak pernah fall in love, jatuh cinta yang ada adalah learn to love, orang itu belajar untuk mencintai. Kecintaan kepada Rasulullah …

PROFIL NABI MUHAMMAD SAW

Banyak orang bertanya kepada saya: Seperti apakah Nabi itu, bagaimana gambaran beliau secara jasmaniah, bagaimana penampilannya, bagaimana duduknya, bangunnya, berjalannya, makannya, atau tidurnya? Saya membuka kitab-kitab hadis. Saya terpesona karena menemukan keluarga dan sahabat Nabi melukiskannya dengan sangat jelas dan terperinci. Saya pikir, tidak pernah ada tokoh besar dunia yang digambarkan begitu terperinci seperti kaum …

KEMULIAAN RASULULLAH DALAM AL-QURAN

Saya akan menyampaikan beberapa ayat Al-Quran yang berkenaan dengan Rasulullah. Dengan mengetahuinya, kita dapat menempatkan kewajiban-kewajiban apa yang harus kita tunaikan terhadap Rasulullah. Al-Quran Mewajibkan Kita Mencintai Rasulullah Katakanlah oleh kamu, hai Muhammad, kepada mereka (kaum Muslim) ini. Jika orangtua kamu, anakanak kamu, saudara-saudara kamu, istri-istri kamu, dan harta serta perdagangan yang kamu takutkan kehancurannya, …

MULLA SADRA: MENGGABUNGKAN KEMBALI PHILOS DAN SOPHOS

Ketika orang bijak memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, ia tidak akan lagi memperhatikan omongan yang salah kaprah, dan tidak pula ia ragu-ragu untuk menentang kepercayaan orang kebanyakan. Sungguh, ia akan menaruh perhatian pada kebenaran apa yang disampaikan, bukan siapa yang menyampaikan. Mulla Sadra, Asfar, 6:6 Tidak benar filsafat Islam berakhir pada abad 12 bersamaan dengan kematian …

Karen Armstrong: SIMPATIK TAPI TIDAK KRITIS

Waktu itu masih era Orde Baru. Para cendekiawan Islam berkumpul di rumah Alwi Shihab. Saya menyampaikan makalah tentang perlunya ijtihad. Saya kutip riwayat dari tarikh Thabari berkenaan dengan kelakuan Khalid bin Walid yang membunuh Malik bin Nuwairah dan menikahi jandanya tanpa iddah. Apa yang dilakukan Khalid itu disebut oleh Abu Bakar sebagai ijtihad dan oleh …

ZAWAWI IMRON: PENYAIR DESA

Waktu itu, Taufiq Ismail punya “hajatan” aneh. Ia mengumpulkan para mubalig untuk menyampaikan puisi-puisi mereka. “Mubalig sama dengan penyair, bergulat dengan kata-kata. Karena itu, mereka pasti mahir bersyair-syair,” katanya, ketika ia mengundang saya untuk membacakan puisi-puisi saya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Saya memang suka menulis puisi, tetapi untuk keperluan sendiri. Tidak pernah dipublikasikan, apalagi …

Fâthimah: ‘Abidah

Kisah perjuangan Fâthimah adalah kisah penderitaan. Ia membuka matanya yang pertama ketika keluarga Nabi Saw diguncang oleh berbagai musibah. Ia juga menutup matanya pada waktu keluarga Fâthimah dihujani musibah, yang seperti terungkap dalam puisinya—”sekiranya musibah itu menimpa siang, siang akan berubah menjadi malam gelita. Ke manakah ia mengadukan segala deritanya? Di manakah ia mendapatkan kedamaian …

IMAM ALI BIN ABI THALIB: PENGHULU PARA ILMUWAN MUSLIM

Bila Anda membaca beberapa kitab, Anda akan menemukan banyak riwayat yang menyebutkan tentang hari kesyahidan Imam ‘Alî bin Abî Thalib. Riwayat yang paling mashur adalah pada tanggal 19 Ramadhan. Ketika beliau sedang shalat Shubuh, ‘Abdurrahmân bin Muljam menebaskan pedangnya dari belakang tepat mengenai kepala beliau. Beliau lantas tersungkur di mihrabnya. Beberapa hari setelah itu, tepatnya …

Bung Karno: Pelanjut Pesan Para Nabi

Bulan Juni, 44 tahun yang lalu, jalan-jalan yang panjang menuju Blitar dipenuhi oleh iring-iringan rakyat kecil; prosesi manusia yang bergerak dari gubuk-gubuk kecil, pematang-pematang sawah, jembatan-jembatan sungai, lorong-lorong yang kumuh. Tidak ada suara yel-yel yang memberitahu kepada kita kelompok politik apa mereka itu. Tembuslah kebisuan barisan mereka. Kita mendengar isak-tangis tertahan dan deraian air mata …