Air Mata Awan

Pada suatu hari, serombongan orang kafir bertamu kepada Rasulullah saw. Nabi membagikan para tamu itu kepada para sahabatnya. Semuanya sudah dibawa sahabat ke rumah-rumah mereka, kecuali seorang. Ia tertinggal di masjid. Tubuhnya luar biasa besar. Tampaknya tak seorang pun sahabat yang mampu menjamu sang raksasa. Rasulullah saw. mengambil dia sebagai tamunya. Ia ditempatkan di sebuah …

Konsep Dakwah Islam Dalam Pendidikan

Dalam Muhammad the Educator, Robert L. Gulick, Jr. menulis: “Muhammad betul-betul seorang pendidik yang membimbing manusia menuju kemerdekaan dan kebahagiaan yang lebih besar …. Tidak dapat dibantah lagi bahwa Muhammad sungguh telah melahirkan ketertiban dan stabilitas yang mendorong perkembangan budaya Islam, suatu revolusi sejati yang memiliki tempo tidak tertandingi dan gairah yang menantang …. Hanya …

JANGAN JADI KORBAN

“Para orangtua, guru, ruhaniwan, dan pengusaha secara tak sadar telah bersekongkol untuk menghasilkan bangsa yang berjiwa kerdil. Pada masa dini banyak ayah dan ibu menyensor anak yang berani menyatakan hak-haknya, sehingga menghalangi anak untuk mengungkapkan dirinya. Para guru menghargai murid yang tidak mempersoalkan sistem pendidikan dan memperlakukan dengan keras murid yang menentangnya. Sering lembaga-lembaga agama …

Ridha Ilahi

Pada suatu hari, Nabi Musa as bermaksud menemui  Tuhan di Bukit Sinai. Mengetahui maksud Musa, seorang yang sangat saleh  mendatanginya, “Wahai Kalimullah, selama hidup saya telah berusaha untuk  menjadi orang baik. Saya melakukan salat, puasa, haji, dan kewajiban  agama lainnya. Untuk itu, saya banyak sekali menderita. Tetapi tidak  apa, saya hanya ingin tahu apa yang …

Kezaliman

Rasulullah saw. bertanya kepada para sahabatnya, “Tahukah kamu, siapa yang dimaksud dengan orang bangkrut?” Para sahabat menjawab, “Menurut kami, orang bangkrut ialah orang yang tidak punya uang atau kekayaan.” Nabi saw. berkata, “Orang bangkrut di antara umatku ialah orang yang datang pada Hari Kiamat dengan membawa salat, puasa, dan zakat, tetapi ia juga datang sambil …

Tiga Bentuk Penjelmaan Amal

Perwujudan amal atau tajassum al-‘amal muncul dalam tiga bentuk. Pertama, amal-amal kita akan membentuk jati diri kita. Amal-amal buruk akan membentuk diri yang buruk. Mendendam, membunuh, menganiaya adalah perbuatan kebinatangan. Perbuatan kita itu akan mengubah jati diri kita dari manusia menjadi binatang. Pada Hari Akhir, kita akan dibangkitkan dalam bentuk jati diri kita. Betapa banyak …

KUNCI SURGA YANG TERBUANG

Umat Islam selama ini cenderung keliru mengartikan ibadah dengan membatasinya pada ibadah-ibadah ritual. Betapa banyak umat Islam yang disibukkan dengan urusan ibadah mahdhah, tetapi mengabaikan kemiskinan, kebodohan, penyakit, kelaparan, kesengsaraan, dan kesulitan hidup yang diderita saudara-saudara mereka. Betapa banyak orang kaya Islam yang dengan khusyuk meratakan dahinya di atas sajadah, sementara di sekitarnya tubuh-tubuh layu …

NASIHAT BAGI BIROKRAT

Pada 38 H, Ali bin Abi Thalib menunjuk Malik bin Al-Harits Al- Asytar sebagai Gubernur Mesir. Sebagai petunjuk melaksanakan pemerintahan, Ali menulis sebuah surat panjang, sebuah dokumen bersejarah yang dapat kita sebut sebagai pedoman administrasi pemerintahan Islam. Para ahli sejarah menyimpan dokumen ini. Kitab Nahj Al-Balaghah memuatnya secara lengkap sebagai surat ke-53. Para ulama telah …

Ijtihad Politik

Tidak ada kata politik dalam Al-Qur’an, seperti juga tidak ada kata tasawuf. Tetapi itu tidak berarti bahwa Al-Qur’an tidak memberikan petunjuk untuk berpolitik. Amat mengherankan kalau Kitab Suci yang mengatur tatacara membasuh wajah dan tangan mengabaikan masalah politik. Bukankah politik lebih mempengaruhi ketimbang basuhan wajah dalam berwudu? Bukankah tanpa kekuatan politik banyak hukum tidak dapat …

Kawan Jelmaan Amal

Wujud kita ditentukan oleh amal-amal kita. Jika kita selalu mengecoh, menipu, atau memperdayakan orang, wujud kita akan menjadi monyet. Jika kita hanya mengejar kenikmatan lahiriah—makan, minum dan seks—maka wujud kita yang hakiki adalah babi. Jika kita bekerja sebagai pemimpin-perusahaan negara, organisasi, atau apa saja– lalu kita terbiasa merampas hak bawahan kita, menindas mereka, dan memperkaya …