Biarkan Dia Berbicara

HARI itu para pembesar Quraisy mengadakan sidang umum. Mereka memperbincangkan berkembangnya gerakan baru yang diasaskan Muhammad. Ada dua pilihan. To shoot it out atau to talk it out. Membasmi gerakan itu sampai habis atau mengajaknya bicara sampai tuntas. Pilihan kedua yang diambil.  Untuk itu serombongan Quraisy menemui Nabi saw. Beliau sedang berada di masjid. Utbah bin Rabi’ah anggota Dar …

Berkawan demi Bisnis

Uqbah bin Abi Mu’ith adalah pengusaha multinasional. Pada musim panas, ia berdagang ke negara-negara sebelah utara (Syam). Pada musim dingin, ia berniaga di negara-negara sebelah selatan (Yaman). Berkenaan dengan kebiasaan Uqbah dan kawan-kawannya, ayat ini turun: لا يَلْفِ قُرَيْسِ  الفِهِمْ رِحْلَةَ الشَّتَاءِ وَالصَّيْفِ Karena persatuan Quraisy. Persatuan mereka dalam perdagangan mereka di musim dingin dan …

Ayat untuk Sang Pembunuh

Siapa yang belajar sejarah Islam tentu mengenal Wahsyi. Dia budak belian hitam yang bertubuh kekar dan mahir lempar lembing. Ia menghamba kepada Abu Sofyan, ketua kelompok elit Quraisy yang berkuasa. Tetapi, ia terkenal bukan karena penghambaannya. Ia masyhur karena menjadi tokoh sejarah. Ia telah menjadi tonggak kebengisan Bani Umayyah. Di Perang Uhud, ia mengendap-endap di …

Jangan Kau Usir Mereka

Hari itu, Rasulullah saw. berkumpul bersama sahabat-sahabatnya yang kebanyakan orang-orang kecil dan miskin. Yang duduk paling dekat dengan Nabi hampir semua bekas budak: Salman, Ammar bin Yasir, Bilal, Suhaib, Khabab bin Al-Arat. Pakaian mereka lusuh, berupa jubah bulu yang kasar. Tetapi, mereka adalah sahabat senior Nabi, para perintis perjuangan Islam. Serombongan mualaf, al-muallafat qulubuhum (mereka …

Tak Seorang pun Akan Kuberitahu (2)

يايُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمُ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا اَ يُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْنًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابُ رَّحِيمُ Hai orang-orang beriman, jauhilah olehmu kebanyakan prasangka karena sebagian prasangkan itu dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan dan janganlah kamu saling menggunjing. Maukah salah …

Tak Seorang pun akan Kuberitahu (1)

Pada suatu malam, Umar bin Khatab melakukan ronda malam bersama Abdullah bin Mas’ud. Pada tempat yang terpencil, mereka melihat kerlipan cahaya. Dari arah yang sama, mereka mendengar sayup-sayup orang bernyanyi. Keduanya mengikuti cahaya itu dan sampai di sebuah rumah. Diam-diam Umar menyelinap masuk. Ia melihat seorang tua sedang duduk santai. Di hadapannya, ada cawan minuman …

Berkhianat kepada Tuhan (II)

Ketika Nabi saw. berkumpul bersama sahabat-sahabatnya, beliau menyuruh Ali bin Abu Thalib mendekatinya. Beliau membisikkan sesuatu ke telinga Ali. Tiba-tiba beliau mengangkat kepala seperti terkejut. “Ali keluarlah. Bawalah orang itu seperti membawa kambing ke tukang perah,” perintah Rasul kepada Ali. Tidak lama kemudian, Ali masuk membawa seseorang ke depan Nabi dengan menjewer telinganya. Orang-orang mengenalnya …

Berkhianat kepada Tuhan (1)

Tsa’labah bin Khatib datang menemui Rasulullah saw.. Ia mengadukan tekanan ekonomi yang dideritanya. Ia bermohon, “Ya Rasul Allah, doakan saya supaya Allah memberikan rezeki yang banyak kepadaku.” Nabi berkata, “Tsa’labah, tidakkah kamu ingin meniru keadaanku. Padahal apabila aku mau, bukit-bukit pun dapat disuruh berjalan bersamaku.” Tsa’labah mendesak, “Doakan saja saya, ya Rasul Allah. Demi Yang …

Sesal Kemudian Masih Berguna (II)

Ghazwah Tabuk memang ujian yang sangat berat bagi kaum Muslim. Banyak sahabat mengajukan macam-macam alasan untuk dibebaskan dari kewajiban militer. Ada yang mengeluh, “Sekarang ini panasnya sangat terik. Kami tidak dapat ikut serta. Janganlah mengerahkan pasukan di musim panas”. Dan mereka benar-benar tinggal di belakang, tidak mau bergabung dengan Rasulullah saw.. Allah mengecam mereka: فَرِحَ …

Sesal Kemudian Masih Berguna (1)

Pada tahun ke-9 Hijrah, Nabi saw. mendengar bahwa kerajaan Bizantium bermaksud menyerang Madinah. Nabi segera memobilisasi kekuatan. Waktu itu tepat di pertengahan musim panas. Udara terik membakar. Sementara, kebun-kebun tengah berbuah dan siap dipanen. Musuh yang dihadapi adalah pasukan Romawi yang terkenal perkasa dengan pengalaman perang puluhan tahun. Jarak yang harus ditempuh oleh pasukan Nabi …