Najasyi Pun Menangis

Ketika kelompok Muslim yang masih kecil ditindas, Rasulullah saw. menyuruh mereka hijrah ke Habsyi. Beliau bersabda, “Di negeri Habsyi ada seorang raja. Ia tidak pernah menindas siapa pun. Berangkatlah ke negerinya. Semoga Allah memberikan keleluasaan dan jalan keluar dari kesulitan kalian. Satu rombongan Muslim, di bawah pimpinan Ja’far bin Abithalib, kemudian beremigrasi ke Habsyi. Penguasa …

WAFATNYA FATIMAH AZ-ZAHRA

Tidak lama setelah Nabi Muhammad mengerjakan haji perpisahan, ia jatuh sakit. Sakitnya makin parah setelah ia pergi di malam hari, berkunjung ke pekuburan Baqi’. Fatimah kembali menjadi ummu abiha — ibu yang merawat ayahnya. Hampir setiap saat Fatimah menunggui ayahnya, mendampinginya dan melayani keperluannya. Rumah tangganya sendiri hampir tidak mendapat perhatian. ia meratap di samping …

Abu Dzar yang Kontroversial

Abu Dzar termasuk sahabat yang sangat kontroversial. Karena kesederhanaannya, kaum sufi memandangnya sebagai salah seorang zahid generasi awal. Karena keberaniannya menentang penguasa, orang-orang revolusioner menjadikannya sebagai teladan. Karena pembelaannya kepada orang kecil, banyak penulis menyebutnya sosialis, bahkan komunis. Beredarlah tulisan bahwa komunisme mempunyai dasar dalam Islam. Pada tahun 1367 Hijriah, kementrian dalam negeri Mesir meminta …

Metode Melihat Malaikat

Tengah malam Usaid bin Hudair berada di kandang kudanya. Di dekatnya berbaring Yahya, anaknya. Untuk mengisi waktu, ia membaca Al-Quran. Kudanya tiba-tiba melonjak. Usaid berhenti membaca. Kuda pun tenang kembali. Peristiwa ini berlangsung beberapa kali. Esoknya, ia mendatangi Rasulullah saw.. Ia bercerita, “Ya Rasul Allah, kemarin malam aku membaca Al-Quran. Tiba-tiba kudaku melonjak.” “Teruskan bacaanmu, …

Biarkan Dia Berbicara

HARI itu para pembesar Quraisy mengadakan sidang umum. Mereka memperbincangkan berkembangnya gerakan baru yang diasaskan Muhammad. Ada dua pilihan. To shoot it out atau to talk it out. Membasmi gerakan itu sampai habis atau mengajaknya bicara sampai tuntas. Pilihan kedua yang diambil.  Untuk itu serombongan Quraisy menemui Nabi saw. Beliau sedang berada di masjid. Utbah bin Rabi’ah anggota Dar …

Berkawan demi Bisnis

Uqbah bin Abi Mu’ith adalah pengusaha multinasional. Pada musim panas, ia berdagang ke negara-negara sebelah utara (Syam). Pada musim dingin, ia berniaga di negara-negara sebelah selatan (Yaman). Berkenaan dengan kebiasaan Uqbah dan kawan-kawannya, ayat ini turun: لا يَلْفِ قُرَيْسِ  الفِهِمْ رِحْلَةَ الشَّتَاءِ وَالصَّيْفِ Karena persatuan Quraisy. Persatuan mereka dalam perdagangan mereka di musim dingin dan …

Ayat untuk Sang Pembunuh

Siapa yang belajar sejarah Islam tentu mengenal Wahsyi. Dia budak belian hitam yang bertubuh kekar dan mahir lempar lembing. Ia menghamba kepada Abu Sofyan, ketua kelompok elit Quraisy yang berkuasa. Tetapi, ia terkenal bukan karena penghambaannya. Ia masyhur karena menjadi tokoh sejarah. Ia telah menjadi tonggak kebengisan Bani Umayyah. Di Perang Uhud, ia mengendap-endap di …

Jangan Kau Usir Mereka

Hari itu, Rasulullah saw. berkumpul bersama sahabat-sahabatnya yang kebanyakan orang-orang kecil dan miskin. Yang duduk paling dekat dengan Nabi hampir semua bekas budak: Salman, Ammar bin Yasir, Bilal, Suhaib, Khabab bin Al-Arat. Pakaian mereka lusuh, berupa jubah bulu yang kasar. Tetapi, mereka adalah sahabat senior Nabi, para perintis perjuangan Islam. Serombongan mualaf, al-muallafat qulubuhum (mereka …

Tak Seorang pun Akan Kuberitahu (2)

يايُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمُ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا اَ يُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْنًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابُ رَّحِيمُ Hai orang-orang beriman, jauhilah olehmu kebanyakan prasangka karena sebagian prasangkan itu dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan dan janganlah kamu saling menggunjing. Maukah salah …

Tak Seorang pun akan Kuberitahu (1)

Pada suatu malam, Umar bin Khatab melakukan ronda malam bersama Abdullah bin Mas’ud. Pada tempat yang terpencil, mereka melihat kerlipan cahaya. Dari arah yang sama, mereka mendengar sayup-sayup orang bernyanyi. Keduanya mengikuti cahaya itu dan sampai di sebuah rumah. Diam-diam Umar menyelinap masuk. Ia melihat seorang tua sedang duduk santai. Di hadapannya, ada cawan minuman …